Apabila kita menggelandang di taman kota, pasar modern atau induk pertokoan aku sering bertemu dengan pemakai kursi cakra (wheel-chair). Tersebut tidak utama pada para manula atau lanjut usia saja, tetapi pun anak-anak dan remaja.

Status roda (wheel chair) ialah alat beri kesehatan yang dipakai per mereka yang memiliki keterbatasan dalam berproses dan mempergunakan kaki, cantik yang dikarenakan oleh musnah, penyakit, maupun cacat. Peranti bantu berikut digunakan untuk membantu mobilitas pemakainya, indah didalam maupun di pendatang ruangan. Pemakaiannya bisa digerakan dengan cara didorong sama orang berbeda, digerakan secara menggunakan tangan, maupun dengan menggunakan perabot otomatis. Jual Perlengkapan Bidan Wheel chair pertama-tama di manfaatkan pada tahun 1670-an pada Inggris.

JENIS2 KURSI JENTERA

Setiap penderita memiliki keterbatasan dan tujuan yang luar biasa satu secara yang lain. Demikian pula beserta kebutuhan itu pada perlengkapan ini. Sungguh cara memilih kursi cakra yang menawan dan jelas untuk meronce?

Nah, sebelum memilih ketahui dulu jenis-jenisnya. Berikut sejumlah jenis kursi roda yang biasa dimanfaatkan yaitu:

KURSI RODA MANUAL

Kursi cakra manual digerakkan dengan tangan si pemakai dan sahaja digunakan untuk semua kegiatan. Memiliki muatan antara 21 – 24 kg serta bisa dilipat. Kursi gelindingan manual terselip dua siasat yaitu desain standard & model reclining.

1. TINGKATAN RODA TOLOK UKUR

Model ukuran adalah yang paling biasa dipakai sambil pasien di Rumah Pedih maupun di rumah. Bentuk dan modelnya sangat sedang serta di bagian sandarannya bukan dapat direbahkan.

2. TARAF RODA RECLINING

Model reclining sering disebut juga dengan kursi roda rebah. Faedahnya memudahkan pasien untuk menyampirkan kepalanya mudah-mudahan dapat hidup lebih damai. Pada bagian penopang punggung sanggup direbahkan dengan kemiringan ± 145°-180° sesuai dengan niat pasien, begitu juga dengan unit kaki yang dapat dinaik-turunkan.

Model reclining biasa diterapkan oleh penderita penderita stroke atau orang sakit yang mempunyai kelemahan atau masalah pada bagian punggung. Sebab ada bagian-bagian tertentu yang bisa diatur, maka untuk pasien yang menjalani therapy khusus siap memilih tingkatan roda reclining ini.

STATUS RODA ELEKTRIK

Kursi roda elektrik ialah yang digerakkan dengan tenaga battery ataupun listrik. Rancangan ini konvensional disebut juga motorized wheel chair & sering memasukan dengan remote control. Indah yang pedoman maupun yang elektrik memiliki fungsi yang serupa, namun desain elektrik memiliki lebih banyak sifat.

Selain itu ada lagi jenis khusus yang dirancang untuk pengistimewaan dalam berangkat atau travelling. Kursi cakra travelling dirancang sedemikian bentuk sehingga bobotnya ringan dan simple, secara berat jurang 12 – 15 kg. Jenis travelling inilah yang banyak dijumpai di tempat umum diantaranya taman, pasar modern dan induk pertokoan. Model travelling umumnya lebih trendy dan bineka, seperti beroda kecil – sejenis roda stroller, materialnya terbuat dari bahan pilihan serta berwarna memukau.

CARA MENEGAKKAN KURSI JENTERA

Agar penetapan kursi roda tetap rupawan maka mesti dirawat. Berdasar pada keseluruhan, jalan merawat status roda super mudah dan sederhana. Untuk membersihkannya semua dilap secara lap luruh pada di setiap bagiannya. Pribadi bagian cakra dapat diberi minyak pelumas.

Pada biasanya alat bantu ini dapat dilipat serta bagian-bagiannya sanggup dilepas bila tidak dipergunakan. Sehingga hal ini dapat menghemat celah penyimpanan juga memudahkan dalam perawatannya.

STATUS RODA YANG BAGUS SESUAI FUNGSI SERTA KEBUTUHAN

Di memilih ataupun membeli pangkat roda, sesuaikan fungsi serta jenisnya secara kebutuhan & kegiatan penderita. Pilihlah spesies yang damai dan sanggup menyangga sikap tubuh tubuh pasien pada tatkala duduk atau pun berbaring. Bila mungkin cobalah terlebih dahulu sebelum membelinya. Bagi penderita stroke (berat) dan Cerebral Palsy, sepatutnya memilih tingkatan roda yang dilengkapi dengan ikat pinggang pengaman.

Bagaimana denganharga kursi jentera? Tentu saja harga harus jadi pertimbangan di memilih pangkat roda. Andai kita dapat memperoleh produk yang setara dengan pangkat lebih perlahan, kenapa tidak? Bukankah ini yang kita inginkan?